![]() |
| tandon asi |
![]() |
| kaos ibu [bukan] kaos kampanye :v |
- Beras ketan digiling halus menjadi tepung ketan. kebanyakan kue-kue bahan utamanya adalah tepung ketan, karena tepung ketan memiliki amilopektin yang lebih besar dibandingkan dengan tepung-tepung lainnya. Amilopektin inilah yang menyebabkan tepung ketan (beras ketan) lebih pulen dibandingkan dengan tepung lainnya. Makin tinggi kandungan amilopektin pada pati maka makin pulen pati tersebut.
- Enten-enten. Bahan ini terbuat dari parutan kelapa yang digongso dan dicampuri dengan gula pasir. Bisa juga menggunakan gula merah agar warnanya menjadi merah kecoklatan. Enten-enten ini yang nantinya akan menjadi isian dari kue mendut itu.
- pewarna makanan. digunakan untuk memberikan pewarnaan pada tepung ketan.
- santan dan minyak goreng. berfungsi sebagai penambah rasa gurih dan minyak goreng agar adonan nanti tidak lengket dengan pembungkusnya.
- daun pisang yang masih muda. Lagi-lagi kue ini memanfaatkan daun pisang sebagai pembungkusnya. Terkesan alami dan daun pisang ini memberikan aroma berbeda saat kue ini selesai di kukus.
![]() |
| ini buatan ibu..dan aku bagian pembungkus :D |
![]() | |
| digigit mak nyus..keliatan deh enten-entenya dan manis loh rasanya kayak aku :D |
Rangkaian bunga mawar tak mampu menggantikan jasa ibuku..wonder womanku. Jam tangan cantik merk alba juga gak ada apa-apanya dibanding perjuangan dia dari membuatku sampai mengandung diriku selama 9bulan 10 hari. Entah apalah itu jasa dia mengasihiku dari bayi sampai sebesar ini gak ada yang bisa gantiin sekalipun ada lelaki seganteng Kyuhyun didepanku. Tetep ibuku yang nomer wahid. Dan hanya satu lantunan Al-Fatehah untuk kesehatan ibu dan doa selalu aku panjatkan setiap habis solat.
Coba deh lihat foto diatas, itulah kedekatan seorang ibu dan anak yang sengaja saya candid dari ponsel saya. Entah apa yang mereka bicarakan, sesekali tawa canda terdengar dari mereka. So sweet saya bilang. Dek Nabilla dan Ibu Martini. Keluarga di SD Ngembak 3 tempat saya wiyaa bakti. Lucu juga melihat mereka. Mungkin saya terkesan iseng tapi momment seperti itu jarang terjadi di kantor.
Dan untuk yang ini, gak sengaja saya capture waktu dek Nabilla ngambek sama ibunya. Hasilnya seperti itu deh. hihihihihi..
Yang saya dapat adalah :
Mereka lucu dengan cara komunikasi yang unik dan hanya mereka yang tau :) begitu juga saya dengan ibu yang memiliki cara tersendiri ketika ingin menyatakan sesuatu. Dan saat ini saya sedang menikmati kedekatan saya dengan ibu. Ibu dan anak memang memiliki Chemistry yang kuat yah :)
Ini ceritaku...apa ceritamu????
*guru kecil sekarang nyambi jadi tukang foto hihihihihihi
Berbicara mengenai orangtua, mereka adalah sosok yang menurut saya superhero. Kenapa saya beranggapan seperti itu? Karena begini, kita mulai dari sosok Ibu. Ibu yang rela 9 bulan 10 hari menahan sakit demi janin yang dikandungnya. Dan pada saatnya kita lahir kedunia. Masih ingat kan bagaimana ibu bercerita saat detik-detik kita dilahirkan. Nyawa ibu taruhkan demi kita yang akan menghirup indahnya udara dunia. Tentu ayah saat itu berada disamping ibu. Ibu juga yang rela begadang kalau kita terbangun di tengah malam. Menyusui, mengganti popok, dan nina boboin. Besar banget ya perjuangan ibu. Masih banyak lagi pengorbanan seorang ibu yang gak bias disebutin semua.
Ayah, dialah tulang punggung keluarga. Dia yang mencari nafkah demi istri dan anak. Keringat yang menjadi teman. Teriknya panas matahari dan gerimispun diterjang manakala sedang mencari nafkah. Bersama dengan ibu , ayah juga membesarkan anak dengan penuh kasih saying dan cinta. Kalau ada yang bertanya, “Sebenarnya ayah bekerja itu untuk siapa sih?” Apa jawaban yang ada di benak teman-teman? Kalau menurut saya, ayah bekerja juga untuk anak, Membiayai sekolah dari TK sampai kuliah, uang jajan, dan masih banyak lagi. Itulah sosok ayah.
Nah, sejauh mana sih rasa sayang kita kepada orangtua? Saya tidak bermaksud apa-apa, sekedar mengajak teman-teman untuk merefleksi diri, apa sejauh ini kita sudah begitu menyayangi orang tua kita. Contoh kecil: berapa kali kalian sms ayah atau ibu hanya sekedar mengirimkan kalimat “selamat pagi ayah”? dan bandingkan ketika inbox kita penuh dengan sms dari pujaan hati mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi. Sekecil apapun perhatian kita terhadap orang tua mereka akan tetep merasa senang. Kasih sayang anak kepada orang tua menurut saya kalau dilambangkan dengan barang tentu tidak akan sebanding dengan yang orang tua kita berikan sejak kita masih dalam rahim ibu. Tidak perlu berlebihan kita memberikan bunga setiap pagi kepada ibu atau ayah. Cukup dengan prestasi yang bagus di kelas, mau mendengarkan nasehat orang tua, dan sekali-kali peluklah mereka dan katakan “Terima kasih ya ibu/ayah udah membesarkanku sampai saat ini”.
Mari, sayangi orang tua kita. Cintai dengan sepenuh hati dan jangan jadi anak nakal ya….. Tanpa orang tua kita juga gak bakal ada di dunia ini kan?? He…he…he…









.png)


