ada ruang di hati yang kosong, bahkan rasanya hati patah dan tidak sepenuhnya kembali utuh. Jiwa ada yang hilang dan entahlah masih bisa bertahan sampai detik ini juga rasanya sebuah keajaiban.
Meskipun hubunganku dengan ibu di tiga tahun sebelum ibu pergi mulai membaik, rasanya kalau waktu bisa diputar, aku bisa bilang ke Tuhan dan minta untuk kembalikan ibuku di kehidupanku.
Ibuku yang tidak lulus SD tapi sayang dan cintanya dia sejagad bimasakti aja kureeng. Ah udahlah..... Dia sosok yang benar-benar bikin aku jauh lebih rapuh. Kalau kalian lihat aku haha hihi aslinya nggak begotu banget. Kosong.
Semua terasa beda sampai di detik inipun. Aku pengen cerita ke ibu, entah cerita receh di sekolah, cerita habis belanja dan semua bahan pokok naik, cerita lihat ada gamis bagus dan cocok buat ibu, cerita kalau lagi berantem sama suami. Bahkan nangis ke ibu karena ada slek sama suami.
"Gapapa... Dimaafin aja. Selagi dia kembali dia masih berkomitmen sama keluargamu!" pesan terakhir beliau dan setelahnya memastikan aku tetap baik-baik saja.
Begini amat sih, buk. Aku capek! ðŸ˜
Ternyata manusia punya batas limitnya juga,ya. Kupikir aku adalah wanita kuat yang tahan banting. Manja dikit paling dikasih tolak angin sudah cukup. Kemudian tidur pulas seharian tanpa ada gangguan namun ini halu dulu deh karena ketiga anakku memang tidak bisa sejauh itu denganku. Kupikir dengan minum kopi dan makan enak bisa membuat tubuh yang agak loyo bisa kembali fit. Ternyata oh ternyata, princess tumbang juga seminggu kemarin.
![]() |
| salah satu tugas berat itu terselesaikan |
Kapan terakhir motoran sama mbak? Seingatku ketika dia masih menjadi staf di kantor dinas kesehatan yang lokasinya dekat dengan SMP ku. Dijemput pulang sekolah lalu aku minta dijajanin bakso Mbah Gito. Primadonanya bakso di Purwodadi saat itu. Setelahnya aku tidak ingat lagi kapan motoran berdua. Nggak tahu deh kalau dia. Hahaha.




.png)


